HomeLaporan JejamoSindikat Joki Kampus Kesehatan di Bandar Lampung Ini Keruk Rp600 juta Tiap Tahun

Sindikat Joki Kampus Kesehatan di Bandar Lampung Ini Keruk Rp600 juta Tiap Tahun

Ilustrasi | ist

Ilustrasi | ist

Jejamo.com, Bandar Lampung – Sindikat joki yang menerima jasa untuk memasukkan calon mahasiswa/mahasiswi ke salah satu kampus kesehatan di Bandar Lampung ini, mampu meraup uang sebesar Rp600 juta per tahun saat penerimaan mahasiswa baru.

“Setiap tahun kami berhasil memasukkan 30 mahasiswa ke kampus kesehatan tersebut. Agar diterima masuk menjadi mahasiswa, masing-masing calon membayar  Rp20 juta,” ujar L, mantan anggota sindikat joki, kepada jejamo.com, Sabtu, 23/4/2016.

L mengatakan, dalam bekerja sindikatnya membatasi calon mahasiswa yang akan dibantu masuk. Hal ini agar mereka dapat mengorganisir dengan baik proses masuknya.

Dengan jumlah calon mahasiswa yang sedikit itu, membuat pekerjaan sindikat joki tersebut rapih. Para anggota sindikat dapat leluasa menjalankan perannya masing-masing tanpa terendus pihak kampus.

“Anggota sindikat joki berasal dari luar kampus dan selama ini aman-aman saja. Karena sangat rapihnya kami mengatur siasat, pernah ada salah satu calon mahasiswa dari Bandarjaya lulusan SMA jurusan IPS, bisa menduduki peringkat pertama penerimaan untuk jurusan keperawatan pada tahun 2010 lalu. Itu kan tidak mungkin tanpa bantuan joki,” ucapnya.(*)

Laporan Arif Wiryatama, Wartawan Jejamo.com

 

FOLLOW US ON:
Banyak Mahasiswa Gun
Sindikat Joki Kampus
Rate This Article:
NO COMMENTS

Sorry, the comment form is closed at this time.