HomeRuwajuraiRumah Sakit Batin Mengunang Kotaagung Periksa Ketat Setiap Pengunjung

Rumah Sakit Batin Mengunang Kotaagung Periksa Ketat Setiap Pengunjung

Rumah Sakit Batin Mengunang Kotaagung. | Zairi

Jejamo.com, Tanggamus – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batin Mengunang Kotaagung Kabupaten Tanggamus memeriksa ketat setiap pengunjung dan social distancing atau jarak duduk antarpengunjung.

Kabag Tata Usaha (TU) RSUD Batin Mengunang Budi Gazali mengatakan, untuk menyikapi perkembangan penyebaran virus corona atau covid-19, yang sudah dinyatakan sebagai pandemi global oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO), Rumah Sakit Batin Mengunang melakukan banyak hal.

Menurutnya, hal-hal yang sudah dan masih dilakukan yaitu membentuk tim penanganan vovid-19, dengan melibatkan seluruh dokter spesialis yang ada, seluruh kepala ruangan dan kepala instalasi termasuk pejabat struktural.

Menyiapkan ruang isolasi dengan kapasitas 4 tempat tidur.

Melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung dengan thermometer infrared, dan memisahkan pasien dan keluarga yang memiliki keluhan demam.

Menyiapkan ambulans khusus rujukan pasien yang diduga kuat covid-19 dengan satu orang pengemudi.

Ia mengatakan, rumah sakit meniadakan jam kunjungan/besuk pasien terhitung sejak 19 Maret sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Menyiapkan keran air di berbagai tempat di halaman depan agar pengunjung bisa mencuci tangan dengan air mengalir sebelum masuk dan saat keluar dari rumah sakit.

Memberikan edukasi kepada pengunjung tentang prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). untuk pembatasan jarak duduk pengunjung,

Rumah Sakit Umum Daerah Batin Mengunang memasang tenda dan menyiapkan kursi dihalaman depan.

“Jumlah pasien yang melakukan rawat jalan dengan berbagai keluhan masih cukup banyak antara 100 sampai dengan 150 per hari. Jntuk yang dirawat inap pasien baru dan lama sekitar 40 sampai dengan 60 pasien dalam sehari,” Jelas Budi Gazali kepada Jejamo.com. Selasa (24/3).

Dikatakannya, rumah sakit hanya mengizinkan satu orang dari keluarga untuk menjaga pasien.

“Sejauh ini belum ada pasien yang positif terjangkit virus corona covid-19,” ucapnya.

“Semalam sekira jam 11:30, ada satu pasien masuk, dan sempat ditangani sebagai pasien diduga terpapar virus covid-19, dan ditempatkan di ruang isolasi. Dokter yang menangani juga mengunakan alat pelindung diri (APD). Kami ambil sampel darahnya dan dilakukan pemeriksaan radiologi, ternyata hasilnya tidak mengarah kepada covid-19,” kata Budi Gazali.

Karena hasil pemeriksaan dinyatakan negatif covid-19, pasien dipindah ke ruang rawat biasa. [Zairi]

FOLLOW US ON:
Cegah Stunting, Japf
Relawan ACT Lampung
Rate This Article:
NO COMMENTS

Sorry, the comment form is closed at this time.