Jejamo.com, Kota Metro — Pemerintah Kota Metro mengukuhkan Ketua dan melantik Pengurus Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Metro masa bakti 2025–2030 dalam acara yang digelar di Aula Pemkot, Rabu (28/5/2025).
Wali Kota Metro dalam sambutannya menyampaikan bahwa Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan dasar masyarakat. Selain layanan kesehatan, Posyandu juga berperan dalam penguatan gizi, pembinaan keluarga, dan pembangunan sosial berkelanjutan.
“Keberhasilan Posyandu merupakan bagian dari keberhasilan pembangunan daerah. Kinerjanya harus terus dimaksimalkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Wali Kota.

Ia berharap pengurus TP Posyandu yang baru mampu menggerakkan kader di lapangan, mempercepat pelayanan kepada warga, serta menjadi katalisator pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.
Ketua TP Posyandu Kota Metro yang baru, Ny. Eni Sumiyati Bambang, S.IP., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa pembentukan TP Posyandu merupakan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024.
“Posyandu kini menjalankan peran lintas sektor, mencakup enam bidang pelayanan dasar: pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban, serta sosial. Karena itu, sinergi lintas OPD menjadi sangat penting,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan terhadap kader Posyandu serta perlunya program-program yang inovatif dan berdampak nyata.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Metro, Budiyono, S.H., menyatakan bahwa Posyandu merupakan mitra strategis pemerintah dalam memberdayakan masyarakat di tingkat kelurahan. Ia menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor dan penguatan fungsi pemberdayaan masyarakat.
“Dengan pembinaan yang tepat dan keterlibatan semua pihak, Posyandu dapat menjadi ujung tombak pelayanan publik yang terintegrasi,” kata Budiyono.
Pengukuhan ini menjadi langkah awal penguatan kelembagaan Posyandu di Kota Metro. Pemerintah berharap TP Posyandu dapat menjalankan perannya secara optimal dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (*) (Advertorial)
