Puisi Razalosca: Hikmah di Balik Wabah

    0
    74
    Ilustrasi. | Istimewa
    Ilustrasi. | Istimewa

    Jejamo.com, Bandar Lampung – Banyak cara dilakukan orang untuk memaknai musibah pandemi corona ini. Banyak bentuk apresiasi yang diberikan kepada mereka yang sedang berjuang di rumah sakit dan siap terpapar virus itu.

    Seorang warganet yang sejak jejamo.com mulai naik siar sering menulis puisi, Razalosca, kembali menuliskan puisi ini di akun Facebook-nya.

    Dengan seisin si empunya karya, jejamo.com menayangkannya di portal berita ini. Selamat mengapresiasi.

    HIKMAH DI BALIK WABAH

    Mungkin Tuhan tertawa
    DilihatNya manusia porak poranda
    Jalanan kota menyepi
    Rumah makan tak lagi ramai penghuni
    Mengurung diri—
    Bergidik cemas akan nasib esok hari
    .
    Mungkin Tuhan iba
    Didengarnya lantunan doa mengudara
    Mengampun malu timbunan dosa
    Mewiritkan hapalan ayat-ayat yang lama dipendam usia
    Yang hanya terlontar saat berduka
    .
    Mungkin Tuhan menguji
    Sanggupkah untuk tak saling menjamah
    Kuatkah tidak berkerumun dalam gibah
    Menjaga perbuatan
    Membungkam lisan
    Berlama-lama ibadah memangku bocah
    Sujud merenung dalam muhasabah
    .
    19/03/2020