Jejamo.com, Kota Metro – Pemerintah Kota Metro menyalurkan beberapa bantuan alat dan sarana produksi pertanian, peternakan dan perikanan kepada sejumlah kelompok tani, kelompok ternak, dan kelompok pembudidaya ikan di Bumi Sai Wawai.
Bantuan tersebut yaitu 32 unit pompa air 3 inch untuk 32 kelompok tani yang bersumber dari APBN Kementerian Pertanian Tahun 2025, serta 66 ekor kambing Jawarandu untuk tiga kelompok ternak.
Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso mengatakan, bantuan ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan serta mendukung peningkatan produksi di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
“Sektor pertanian memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai penyedia bahan pangan tetapi juga sebagai penopang ketahanan ekonomi masyarakat serta sebagai instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan,” kata dia, Selasa (25/11).
Ia menuturkan, komitmen Pemkot Metro sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Meskipun berstatus sebagai kota, Metro memiliki potensi pertanian yang signifikan, dengan luas lahan sawah mencapai 2.588,89 hektar. Potensi ini, merupakan aset penting yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara optimal.
Selain bantuan itu, Pemkot Metro juga memberikan saprodi perikanan berupa benih ikan, terpal HDPE, pompa dan pakan untuk sembilan kelompok pembudidaya ikan yang bersumber dari APBD Kota Metro.
Wali kota berharap agar seluruh bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produksi padi, meningkatkan populasi ternak kambing, serta mendorong peningkatan produksi ikan.

“Harapannya bantuan ini mampu memberikan dampak pada peningkatan kesejahteraan para petani, peternak dan pembudidaya ikan di Kota Metro,” paparnya.
Bambang juga mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi, berinovadan bekerja bersama membangun sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berdaya saing. (ADV)
