Usai Jalani Cangkok Penis, Pria Ini Berharap Dapat Menjadi Manusia Seutuhnya

0
59
In this May 13, 2016 photo provided by Massachusetts General Hospital, Thomas Manning gives a thumbs up after being asked how he was feeling following the first penis transplant in the United States, in Boston. The organ was transplanted from a deceased donor. (Sam Riley/Mass General Hospital via AP) MANDATORY CREDIT
Manning Penis
Thomas Manning, lelaki 64 tahun ini menjalani perawatan setelah menjalani operasi cangkok penis di Rumah Sakit Umum Massachusetts, Boston, AS. | Metro.co.uk

Jejamo.com – Thomas Manning, lelaki 64 tahun yang menjalani operasi pencangkokan penis di Rumah Sakit Umum Massachusetts, Boston, AS, berharap dapat segera menjadi manusia seutuhnya.

Manning yang menjadi manusia pertama di AS yang menjalani transplantasi alat vital tersebut, berharap dapat segera keluar dari RS dan menjadi manusia normal. “Tidak ada kekhawatiran di benak saya. Semuanya akan berjalan baik, dan itu segalanya buat saya,” ujar Manning yang masih dalam perawatan, Rabu waktu setempat, 18/5/2016.

“Anda boleh menerjemahkan pernyataan saya itu sebagaimana Anda mau,” kata dia lagi, seperti dikutip dari Associated Press.

Sebelumnya diberitakan, tim dokter berhasil merestorasi sepenuhnya penis Manning, yang diambil dari seorang donor yang baru saja meninggal dunia. Operasi itu membutuhkan waktu selama 15 jam. Manning adalah karyawan bank asal Massachusetts.

Jika semua berjalan lancar, maka Thomas Manning bisa kembali buang air kecil secara normal dalam beberapa pekan ke depan. Selanjutnya, penisnya bisa berfungsi untuk hubungan seksual dalam beberapa bulan setelah operasi.

Jika transplantasi ini berhasil, maka cara yang sama dapat digunakan untuk mengobati para tentara yang terluka di bagian vital, termasuk para penderita kanker seperti Manning.(*)

Kompas.com