
Berita Nasional, Jejamo.com – Tender pengadaan pewasat tempur yang digelar Kementerian Pertahanan Indonesia diminati sejumlah negara. Setelah prusahaan militer Lockheed Martin asal Amerika menyatakan tertarik, kini Svenska Aeroplan Aktiebolag (Saab) asal Swedia juga siap memasok pewat tempur multi peran JAS 39 Gripen.
Kemhan saat ini sedang mencari satu skuadron pesawat tempur baru untuk menggantikan Northrop F-5E/F Tiger II yang telah uzur. Lockheed Martin asal Amerika sebelumnya juga telah menawarkan, F-16 Viper.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu lebih menaruh minat pada Sukhoi Su-35 sebagai kandidat kuat pengganti F-5 Tiger yang dioperasionalkan Skuadron Udara 14 di Pangkalan Udara Iswahyudi, Magetan, Jawa Timur.
Kepala Perwakilan Saab Indonesia, Peter Carlqvist, mengatakan, perusahaannya percaya dapat memenangkan tender yang digelar Kemhan. Menurut dia, Saab menawarkan sejumlah keuntungan yang tidak diajukan Sukhoi maupun Lockheed.
Peter menjelaskan, proposal Saab mencakup satu paket sistem pertahanan udara. Tidak hanya pesawat tempur, Saab juga menyertakan sistem pengintaian udara menggunakan radar Erieye. Seperti dilansir CNN Indonesia
Ada pula Tactical Data Links yang memungkinkan Tentara Nasional Indonesia mengontrol komunikasi antarkendaraan tempur, baik di udara, laut, dan darat melalui satu pintu.(*)
Jejamo.com, Portal Berita Lampung Terbaru dan Terpercaya
