SMK SMTI Bandar Lampung Buka Penerimaan Peserta Didik Baru, Ini Syarat dan Ketentuan

0
54
Kepala SMK SMTI Bandar Lampung Farid Hardiana, SE, M.Akt. | Dokumentasi

Jejamo.com, Bandar Lampung – SMK SMTI Bandar Lampung membuka pendaftaran untuk siswa baru. Kepala SMK SMTI Bandar Lampung Farid Hardiana, SE, M.Akt diwakili Ketua Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sucihati, S.Si, M.Si, mengatakan, penerimaan di sekolah terakreditasi ini ada tiga jalur.

Yang sedang berlangsung adalah lewat jalur prestasi. Suci menjelaskan, jalur ini dibuka pada 21 Februari sampai dengan 31 Maret 2022.

Prestasi yang dimaksudkan adalah pembobotan nilai rapor dan lomba perorangan baik tingkat kota, provinsi, dan nasional sebagai penambah poin.

Kemudian jalur lainnya adalah Jarvis yang merupakan kependekan dari Jalur Penerimaan Vokasi Industri. Suci menambahkan, mereka yang tidak lulus jalur prestasi bisa menempuh di Jarvis Mandiri dan Jarvis Bersama.

Untuk persentase, tahun direncanakan akan menerima lebih kurang 280 siswa. Dari jumlah itu, sebanyak 100 orang akan diterima dari jalur prestasi, 100 Jarvis Mandiri, dan 80 orang Jarvis Bersama.

“Kalau Jarvis Mandiri dan Bersama ada tesnya dan jadwalnya tidak  bersamaan,” ujar Suci, Selasa, 8/3/2022.

Untuk mereka yang lolos Jarvis Prestasi, akan ada wawancara pada awal April 2022. Untuk jalur prestasi ini, semua berkas yang menunjukkan prestasi itu, baik piagam maupun surat atau sertifikat diberikan kepada sekolah dalam bentuk fisik.

“Untuk jalur prestasi, tidak ada tes tertulisnya.”

Suci mengatakan, selain soal prestasi, nilai tes, dan lainnya, hal yang juga urgen untuk bisa diterima di sekolah ini adalah diverifikasi soal buta warna.

“Nanti di sekolah akan ada verifikasi soal buat warna. Namun, tetap harus ada surat keterangan tidak buta warna dari puskesmas atau rumah sakit,” lanjutnya,

Adapun ketentuan umum pendaftar adalah:

  1. Lulusan SMP, MTs atau sederajat dengan usia maksimal 17 tahun pada bulan Juli 2022.
  2. Memiliki minat dan bakat yang kuat dalam IPA dan Matematika.
  3. Tidak buta warna total atau parsial, dinyatakan dengan bukti dari puskesmas atau rumah sakit.
  4. Bebas narkoba atau napza. Dinyatakan dengan bukti keterangan dari instansi pemerintah atau BNN (diserahkan jika sudah dinyatakan lulus dan diterima).

Adapun berkas yang harus disiapkan pendaftar saat verifikasi adalah:

  1. Print out kartu pendaftaran setelah mengisi formulir di www.smtibdl.sch.id.
  2. Fotokopi akta kelahiran dan kartu keluarga.
  3. Pas foto hitam putih 3×4 sebanyak 5 lembar.
  4. Surat keterangan tidak buta warna parsial dari instansi pemerintah (puskemas atau rumah sakit).
  5. Legalisisasi rapor semester 1 sampai 5.(untuk jalur prestasi).
  6. Sertifikat penghargaan jika ada.
  7. Legalisasi ijazah bagi yang lulus tahun 2021.

Untuk alur pendaftaran:

  1. Peserta mengisi dan melengkapi formulir pendaftaran secara online.
  2. Peserta mencetak kartu pendaftaran dan melengkapi semua berkas pendaftaran.
  3. Mengumpulkan semua berkas kepada panitia PPDB di SMK/SMTI Bandar Lampung
  4. Peserta mengikuti semua tahap seleksi dengan jadwal yang telah ditentukan.
  5. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi, diwajibkan melakukan daftar ulang.

Kepala SMK SMTI Bandar Lampung Farid Hardiana, SE, M.Akt menambahkan, sekolah yang ia pimpin ini terakreditasi A Unggul. Di sini ada dua jurusan yang bisa dipilih oleh calon siswa, yakni Jurusan Analisis Pnegujian Laboratorium (APL) dan Kimia Industri (KI).

Farid mengatakan, sekolah ini adalah milik pemerintah dalam hal ini bernaung di bawah Kementerian Perindustrian dan tidak mengenal zonasi dalam sistem penerimaan calon siswa baru.

Farid berujar, sekolah ini juga bermitra dengan banyak perusahaan terkemuka. Dengan demikian, menjadi garansi bagi siswa yang berprestasi untuk langsung bekerja pascalulus.

Di sekolah ini juga ada program pengembangan karier dan life skill plus. Beberapa di antaranya adalah bimbingan karier/psikotest, bina baca Alquran, kunjungan industri, outbound/fun day student, pelatihan kewirausahaan, praktik kerja industri, achivement motivation training (AMT), teaching factory, dan Lembaga Sertifikasi Profesi. []