Sering Terjadi Kecelakaan, Warga Dusun Serbajadi Desa Haji Pemanggilan Natar Minta Dibuat Terowongan

0
49
Fathurrohman. | Adian Saputra/Jejamo.com
Fathurrohman. | Adian Saputra/Jejamo.com
Fathurrohman. | Adian Saputra/Jejamo.com

Jejamo.com, Natar – Seringnya terjadi kecelakaan di perlintasan kereta api Dusun Serbajadi, Desa Haji Pemanggilan, Natar, Lampung Selatan, membuat warga meminta pemerintah dan pihak terkait membuat terowongan.

Dengan demikian, kecelakaan bisa diminimalkan. Lintasan ini sendiri cukup ramai. Keberadaan kompleks Perguruan Nurul Huda yang di dalamnya terdapat pondok pesantren dan sekolah dari TK hingga SMA/SMK membuat lalu lintas di perlintasan rel cukup ramai. Apalagi kondisi rel menanjak. Mobil dan motor seringkali terjebak di tengah rel.

“Bagusnya dibangun under pass. Posisi sudah memungkinkan. Ini kan tanjakan. Kalau dibangun pasti lebih enak dan kita enggak waswas ada kecelakaan,” ujar warga setempat Fathurrahmankepada Jejamo.com di lokasi kejadian kecelakaan tadi pagi, Jumat, 18/2/2017.

Ia menuturkan, kondisi perlintasan yang menanjak memang menyulitkan pengendara. Apalagi di sekitarnya kawasan penduduk cukup ramai. Perlintasan sendiri tidak ada yang menjaga meski dekat dengan Stasiun Gedungratu yang hanya berjarak sekitar 100 meter.

Sebelumnya diberitakan sebuah sedan Honda Accord warna putih dengan nomor polisi BE 1979 dihantam kereta api Ekspress di perlintasan rel kereta api Dusun Serbajadi Desa Haji Pemanggilan Natar Lampung Selatan tadi pagi.(*)

Laporan Adian Saputra,  Wartawan Jejamo.com