HomeBandar LampungRifai Warga Sumberrejo Kemiling yang Tewas Bunuh Diri Diduga Sudah Meninggal 4 Hari Lalu

Rifai Warga Sumberrejo Kemiling yang Tewas Bunuh Diri Diduga Sudah Meninggal 4 Hari Lalu

Lokasi kejadian bunuh diri warga Kemiling. | Andi Apriyadi

Jejamo.com, Bandar Lampung – Rifai (60) yang diduga tewas akibat overdosis pertama kali ditemukan oleh Rohimah istrinya yang melihat suaminya sudah tergeletak di ruang tamu.

Hal itu diungkapkan Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol Hapran usai mengecek dan meminta keterangan saksi-saksi serta olah TKP di kediaman korban, Senin, (1/4/2019).

“Kami mendapat laporan dari masyarakat dan istri korban. Bahwa korban pertamakali ditemukan istrinya sudah meninggal,” ujarnya.

Hapran menjelaskan, awalnya istri korban baru tiba di rumahnya, lalu dia (Rohimah) mengetuk pintu depan namun terkunci.

Kemudian istri korban lari ke pintu belakang dan ketika masuk dalam rumah korban sudah tergeletak.

“Istri korban ini masuk ke dalam melihat suaminya sudah meninggal dengan kondisi bagian perut dalam keadaan rusak,” paparnya.

Hapran menduga korban telah meninggal sejak 3 sampai 4 hari. Hal itu terlihat dari kondisi tubuh korban yang mengeluarkan bau tak sedap.

“Hasil olah TKP sementara korban diduga overdosis obat. Karena ditemukan madu, pel dan kapsul di dekat korban..Mungkin korban menenggak minuman atau semacam obat sakit kepala namun jantungnya tidak kuat,” jelasnya.

Dia menambahkan, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan dan rumahnya pun dalam keadaan rapih.

“Keterangan dari istri korban tidak ada riwat sakit dan dalam kondisi sehat. Namun korban sedang tinggal sendiri sedangkan istrinya pergi ke rumah anaknya dari mulai hari minggu,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Rifai (60)
warga Jalan Sejahtera, Lingkungan 02, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung nekat mengakhiri hidupnya dengan obat. [Andi Apriyadi]

FOLLOW US ON:
Sosialisasi ke Banja
Ikaslom Salurkan Ban

abahnuh@gmail.com

Rate This Article:
NO COMMENTS

Sorry, the comment form is closed at this time.