Presiden Filipina Rodrigo Duterte Caci Maki Barack Obama

0
45
This combination image of two photographs taken on September 5, 2016 shows, at left, US President Barack Obama speaking during a press conference following the conclusion of the G20 summit in Hangzhou, China, and at right, Philippine President Rodrigo Duterte speaking during a press conference in Davao City, the Philippines, prior to his departure for Laos to attend the ASEAN summit. US President Barack Obama on September 5 called a planned meeting with Rodrigo Duterte into question after the Philippine leader launched a foul-mouthed tirade against him. / AFP / Saul LOEB AND MANMAN DEJETO (Photo credit should read SAUL LOEB,MANMAN DEJETO/AFP/Getty Images)
Presiden Amerika Serikat, Barack Obama dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte. | CNN

Jejamo.com – Jelang pertemuan KTT Asia Timur di Laos, Presiden Filipina Rodrigo Duterte, secara terbuka mengucapkan kata-kata hinaa pada Presiden AS Barack Obama dengan sebutan “anak pelacur”. Senin, 5/9/2016.

“Anda harus bersikap hormat. Jangan hanya melemparkan pertanyaan dan pernyataan. ‘Anak pelacur’, saya akan mengecam Anda di forum itu,” kata Duterte sebelum bertolak menuju Laos.

Amerika Serikat belakangan memang mengecam kebijakan perang melawan narkoba yang dicanangkan Duterte karena telah menewaskan sedikitnya 2.400 orang dalam dua bulan terakhir.

“Lebih banyak lagi orang akan tewas hingga para pengedar narkoba hilang dari jalanan. Hingga pengedar terakhir hilang, kami akan terus melanjutkan (pembunuhan),” tambah Duterte.

Duterte juga mengecam dengan kata-kata keras para pengkritiknya di dalam negeri yang disebutnya hanya ingin menyenangkan pemerintah Amerika Serikat.

“Masih banyak yang memiliki mental seperti anjing yang gemar menjilat bokong orang Amerika,” tambah dia.

Sejak berkuasa akhir Juni lalu, sebanyak 2.400 orang yang diduga sebagai pengedar narkoba tewas. Sebagian tewas dalam baku tembak dengan polisi, sisanya dibunuh orang tak dikenal.

Duterte dijadwalkan bertemu dengan Presiden Obama pada Selasa (6/9/2016) siang di sela-sela KTT Asia Timur yang digelar di Vientiane, Laos.(*)

Kompas.com