Metro Darurat Curanmor, Pencuri Motor Terekam CCTV di Swalayan Siang Hari

0
207

Sigerpos.com, Metro – Kota Metro kembali diguncang aksi pencurian motor yang semakin berani dan terorganisir. Kali ini, dua pencuri beraksi di area parkir MBC Swalayan, Metro Barat, pada Senin (8/9/2025) sore sekitar pukul 17.27 WIB. Seluruh aksi brutal mereka terekam jelas oleh kamera CCTV.

Dua pelaku yang datang berboncengan menggunakan motor, dengan wajah tertutup helm, terlihat mendatangi lokasi parkir. Salah satu pelaku mengenakan jaket oranye sementara lainnya memakai kaos hitam. Dengan sikap tenang dan penuh percaya diri, mereka langsung menyasar satu unit Honda Beat hitam bernopol BB 5481 RW.

Dalam hitungan detik, pelaku berhasil membongkar kunci dan menyalakan motor. Keduanya kemudian kabur membawa motor curian, meninggalkan pemiliknya yang sedang berbelanja.

Korban yang berinisial LW (23) mengaku shock dan panik saat menemukan motornya raib. “Motornya sudah saya linci stangnya, tapi tetap saja hilang. Saya benar-benar tidak menyangka ini bisa terjadi di tempat ramai,” ujarnya dengan nada frustrasi.

Kejadian ini memicu kepanikan dan kekhawatiran warga. Banyak pengunjung swalayan yang ikut cemas dan merasa tidak aman meninggalkan kendaraan mereka, bahkan di area publik sekalipun.

Aksi ini semakin mengukuhkan bahwa Kota Metro sedang berada dalam status darurat pencurian motor. Pelaku tidak hanya beroperasi di tempat sepi, tetapi sudah merajalela di kawasan ramai dengan modus operasi yang cepat, tepat, dan berani.

Warga menuntut tindakan tegas dari kepolisian. “Kami mohon polisi segera bertindak. Patroli diperketat, pelaku diburu, dan jaringan pencurian ini harus dibongkar,” desak seorang pengunjung yang enggan namanya dipublikasikan.

Laporan resmi telah dibuat ke Polsek Metro Barat. Masyarakat berharap bukan hanya laporan yang ditindaklanjuti, tetapi juga langkah nyata untuk mengembalikan rasa aman warga Kota Metro.

Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin aksi seperti ini akan semakin menjadi-jadi dan merampas kepercayaan masyarakat terhadap keamanan di kota mereka sendiri. (*)