Kapal Perang Indonesia Diminati Sejumlah Negara

0
52
kom
KRI Banda Aceh Saat Membantu Evakuai Korban Jatuhnya Pesawat Air Asia | Kompas.com

 

Jejamo.com, Jakarta – Kapal perang buatan Indonesia yang dirakit PT PAL Indonesia (Persero) ternyata menarik minat sejumlah negara. Setelah Filipina yang sudah memesan dua kapal perang, kini giliran Uni Emirat Arab yang sedang mempertimbangkan pemesanan.

Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) M. Firmansyah Arifin, seperti dikutip dari Tempo.co menjelaskan bahwa sistem oprasional kapal yang canggihlah yang menjadi daya tarik bagi sejumlah negara. “Beberapa negara saat ini sudah mulai bernegosiasi untuk pemesanan,” ujarnya Senin, 13/9/2015.

Menurut Firmansyah, UEA tertarik untuk membeli kapal jenis LPD, yaitu jenis yang sama yang telah dipesan Filipina. Ketertarikan pejabat UEA terungkap ketika menyaksikan proses evakuasi ekor pesawat Air Asia oleh kapal KRI Banda Aceh, jenis kapal inilah yang mereka minati.

Sebelumnya lanjut Firmansyah, Filipina yang telah memesan dua kapal yang kini pembuatannya telah memasuki tahap ahir. Mereka memesan kapal perang tipe strategic sealift vessel (SSV). Menurut Firmansyah, dua kapal perang tersebut merupakan alat utama sistem senjata pertama yang diekspor oleh Indonesia.

Sesuai dengan peraturan pemerintah, tingkat kandungan komponen dalam negeri (TKDN) kapal perang yang diekspor ke Filipina telah memenuhi aturan, yakni 30-35 persen. Untuk strategi jangka panjang, PT PAL pun telah menyiapkan langkah-langkah agar nantinya kapal perang canggih ini 100 persen buatan tangan anak-anak Indonesia.(*)