GASPOOL Bagikan Nasi Bungkus

GASPOOL gelar bakti sosial. | Dokumentasi
Jejamo.com, Bandar Lampung – Komunitas Gabungan Admin Shelter Pengemudi Ojek Online Lampung (GASPOOL) melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang jadi ruh organisasi ojek online berbadan hukum pertama di Lampung ini dengan membagikan nasi bungkus, pada Jumat, (29/3/2019) kemarin.
Ketua Umum GASPOOL Lampung Miftahul Huda mengatakan, dalam kegiatan Komunitas Sedekah Nasi Bungkus (KSNB) GASPOOL Lampung yang ke-35 dibagikan ratusan nasi bungkus kepada fakir miskin dan kaum duafa.
“Nasi bungkus kami bagikan di sepanjang Jalan Urip Sumoharjo, Teuku Umar hingga Jalan Pajajaran Gunungsulah,” ujarnya, saat dihubungi via telepon, Sabtu, (30/3/2019).
Lanjut Miftahul, kegiatan ini diikuti oleh ratusan anggota GASPOOL Lampung dari sebagian shelter terdekat.
“Lalu rombongan konvoi di sepanjang jalan sambil membagikan nasi bungkus. Lalu diakhiri di Panti Asuhan Budi Asih di Gunung Sulah Bandar Lampung,” jelasnya.
Ia mengatakan, anggota GASPOOL diterima oleh pengurus panti asuhan dengan baik dan juga puluhan anak yatim piatu binaan. Kemudian berdoa bersama demi kelancaran usaha para pengemudi ojek di Lampung dalam mencari rezeki.
“Kegiatan diakhiri dengan penyerahan bantuan nasi kotak dan uang untuk anak-anak panti asuhan,” urainya.
Sementara itu, Maman selaku Ketua Pelaksana Kegiatan KSNB GASPOOL Lampung, mengatakan, ini merupakan kegiatan rutin dari GASPOOL Lampung dan sudah memasuki pelaksanaan yang ke-35 kali sejak pertama kali dilaksanakan pada September 2017.
“Ini merupakan sumbangsih kami para pengemudi ojek online kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Maman, ini adalah sarana latihan bersedekah bagi anggota GASPOOL Lampung yang juga sebagai tukang ojek online.
“Karena dengan sedekah maka akan melancarkn rezeki, dimudahkan urusannya, dan dijauhkan dari bahaya. Itu janji Allah kepada orang yang bersedekah. Dan sebagai ummat yang beriman percaya hal ini,” ungkapnya.
Bertindak sebagai panitia inti adalah Pengurus Bidang Kesehatan dan Sosial Kemasyarakatan yang diketuai oleh Damanhuri (Kak Maman). Sedangkan yang menjadi tuan rumah penyelenggara adalah Shelter Parijo yang diketuai oleh Wisnu Murti dan Shelter Soerabaja yang diketuai oleh Reyhan. [Andi Apriyadi]