Dinas Pertanian Metro Tangani Serangan Hama Wereng di Rejomulyo

0
52
Bersama dengan Kelompok Tani (Poktan), POPT dan PPL, Yeri Ehwan, meninjau tanaman padi pada hamparan sawah Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan, yang berpotensi terhadap serangan hama wereng | Tyas/jejamo.com
Bersama dengan Kelompok Tani (Poktan), POPT dan PPL, Yeri Ehwan, meninjau tanaman padi pada hamparan sawah Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan, yang berpotensi terhadap serangan hama wereng | Tyas/jejamo.com
Bersama dengan Kelompok Tani (Poktan), POPT dan PPL, Yeri Ehwan, meninjau tanaman padi pada hamparan sawah Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan, yang berpotensi terhadap serangan hama wereng | Tyas/jejamo.com

Jejamo.com, Metro – Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Metro, Yeri Ehwan, meninjau tanaman padi pada hamparan sawah Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan, Pekan ini.

Yeri mengatakan, bahwa lahan yang ditinjau telah ditemukan adanya gejala serangan hama wereng. Bersama dengan Kelompok Tani (Poktan), POPT dan PPL, akan dilakukan gerakan penanganan secara terpadu untuk menangani permasalahan hama tersebut.

“Akan ada bantuan berupa obat-obatan pemusnah hama, yang jumlahnya juga akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing Petani,” papar Yeri kepada jejamo.com, Kamis, 10/3/2016.

Masih menurutnya, sekitar 10 Ha tanaman padi telah ditangani, sebagaimana hamparan sawah tersebut yang berpotensi terancam serangan hama wereng.

Hama wereng memang belum menyerang tanaman padi pada hamparan sawah yang dimaksud, imbuhnya, potensi serangan tersebut masih berbentuk spot-spot atau populasinya tidak merata.

Meski populasi hama wereng hanya ditemukan pada hamparan sawah yang luasnya sekitar 2 Ha, tegasnya, tetaplah perlu dilakukan penanganan cepat sebagai langkah pencegahan.

“Hama wereng masih berupa populasi yang hidup dan berkembang, serta sifatnya memang belum menyerang. Namun semua pihak terkait secara tim terpadu telah melakukan langkah pengendalian, demi meminimalisir terjadinya gagal panen secara luas,” tutup Yeri.(*)

Laporan Tyas Pambudi, Wartawan Jejamo.com