
Jejamo.com, Bandar Lampung – Pada awal tahun ajaran baru ACT kembali menyapa pelajar di kawasan pesisir Bandar Lampung. Kali ini relawan membagikan paket gizi berupa susu dan roti di MI Al-Khairiyah Kangkung Kecamatan Bumiwaras, Bandar Lampung, Rabu, 24/7/2019.
Guru MI Al-Khairiyah Any Kurniawaty mengatakan penyaluran paket gizi tersebut sangat membantu anak didiknya untuk mendapatkan asupan gizi yang baik. Hal ini karena hampir setengah dari jumlah murid masih kekurangan gizi karena berasal dari keluarga kurang mampu.
Kondisi ini disebabkan oleh penghasilan orang tua murid yang minim. Menurutnya, mayoritas pekerjaan orang tua saat ini sebagai nelayan, buruh bangunan, dan pekerja harian lepas.
“Murid di sini ada 283, mayoritas dari keluarga kurang mampu, untuk minum susu saja susah. Harapannya program bagi-bagi susu ini berkelanjutan,” harapnya.
Kepala Program ACT Lampung Arief Rakhman menjelaskan, pemilihan MI Al-Khairiyah karena melihat letak geografis berada di pesisir pantai dengan mayoritas murid berasal dari keluarga nelayan dan buruh.
Di samping itu, Kelurahan Kangkung Kecamatan Bumiwaras menjadi salah satu lokasi implementasi program bantuan dan pemberdayaan. Pembagian paket gizi ini merupakan program rutin yang dilakukan ACT.
“Kami sudah rutin memberi pendampingan gizi untuk lansia, anak sakit dan difabel. Kali ini kami langsung bagikan ke sekolah supaya tambah semangat belajarnya,” tutupnya. [Hermawan Wahyu Saputra]
