Tampil di Lembah Hijau, Duo Intan Ceritakan Asal Mula Merintis dari Lampung Jadi Bintang Pantura

0
52
Duo Intan di Lembah Hijau. (Sugiono/Jejamo.com)
Duo Intan di Lembah Hijau. (Sugiono/Jejamo.com)

Jejamo.com, Bandar Lampung – Duo Intan, duet penyanyi dangdut jebolan Bintang Pantura, hari ini tampil di panggung utama Lembah Hijau.

Mereka menghibur penonton di taman wisata ini. Leni Marlina dan Masitoh (Itoh) memanjakan pengunjung dengan lagu-lagu dangdut yang tengah digandrungi.

Kepada jejamo.com, keduanya bercerita bahwa Duo Intan terbentuk tahun 2016. Nama Intan diambil dari nama Intan Musik.

Nama Intan juga diambil dari nama Pahlawan Nasional asal Lampung Raden Intan.

Intan juga bermakna batu mulia yang memancarkan cahaya.

Soal goyangan, Leni dan Itoh memopulerkan Goyang Semlehoi. Meski demikian, mereka juga mengadopsi goyang dari penyanyi lain atau yang sedang tren sekarang.

Menanggapi persaingan di antara pendangdut, Leni dan Itoh bersikap biasa saja. Kata mereka, yang penting adalah berkarya.

“Yang penting penggemar suka,” ujarnya.

Soal single, mereka mengatakan akan diluncurkan selepas Lebaran Haji. Namun, judul belum bisa dirilis.

“Lagunya udah ada, sabar ya,” kata Itoh.

Keduanya juga mengaku suka makan berbahan dasar ikan selain bakso.

“Jengkol dana petani juga suka kok, hahaha,” ujar keduanya.

Lina lahir pada 7 Juli 1989, sedangkan Itoh 14 Juli namun berbeda tahun.(*)

Laporan Sugiono, Wartawan Jejamo.com