PILGUB LAMPUNG: Di Tanjungbintang, Ridho Ficardo Janji Tambah Anggaran Insentif Guru Honorer

0
35
Ridho Ficardo bersama warga Tanjungbintang Lampung Selatan. | MRF Center
Ridho Ficardo bersama warga Tanjungbintang Lampung Selatan. | MRF Center

Jejamo.com, Lampung Selatan – Dalam kunjungannya di Desa Jatibaru, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Jumat, 5/4/2018, calon gubernur Lampung nomor urut 1 M Ridho Ficardo mengatakan, saat ini Pemerintah Provinsi sudah menganggarkan Rp30 miliar untuk insentif guru honorer.

Kata Ridho, untuk saat ini yang diprioritaskan adalah guru honorer SMA/SMK. Pasalnya, SMA/SMK kewenangannya langsung berada di bawah provinsi.

“Insya Allah, ke depan bisa ditambah anggarannya. Saat ini justru saya sedang berusaha agar guru honorer dapat segera di angkat menjadi PNS biar lebih sejahtera,” ucapnya diamini seluruh warga.

Ridho juga memproyeksikan Lampung Selatan menjadi salah satu pusat kawasan industri dan pengembangan kepariwisataan.

Kata calon gubernur nomor urut 1 ini, hal itu sesuai dengan program strategis  yang sudah digulirkan dalam kurun 3 tahun. Mulai dari program pembangunan infrastruktur, kelautan, hingga kepada pertanian, yang berdampak langsung kepada peningkatan roda perekonomian masyarakat dan SDM.

“Pembangunan jalan tol, jalan provinsi, dan jalan desa akan sia-sia kalau SDM masyarakat Lampung tidak ikut meningkat. Dengan adanya penunjang untuk bapak ibu semua, SDM bisa meningkat. Semua ingin ada peningkatan tidak?” tanya Ridho di hadapan ribuan warga setempat.

“Siap Pak Ridho, lanjutkan,” teriak warga.

Dalam pertemuan dengan warga setempat, pasangan Bachtiar Basri ini juga menerima beberapa masukan.

Seperti  disampaikan Kuswanto (50). Mewakili guru honorer khususnya di sekolah swasta, termasuk guru TK, PAUD, SD, Mi, dan lain sebagainya, yang mengharapkan agar Ridho tetap melanjutkan program pendidikan yang berpihak kepada guru honorer.

Sementara itu, Pairin (47) meminta jalan alternatif masuk Tanjung Bintang – Talang Jawa-Way Sulan, yang terlalu sempit sehingga macet, agar di kepemimpinan selanjutnya bisa dilebarkan.

“Saya ucapkan terima kasih Pak, program infrastruktur yang Bapak gulirkan sudah kami rasakan betul. Harapan saya jalan alternatif bisa ikut menjadi perhatian Pak Ridho,” harap Pairin.

Di tempat yang sama, Nislatin (56), koordinator pengajian Ar-Ridho dari Kecamatan Tanjung Bintang, mengucapkan terima kasih atas program wisata rohani yang selama ini diusung Pemerintah Provinsi Lampung selama Ridho Ficardo menjabat gubernur.

“Alhamdulillah tahun 2018 ini sudah 50 orang yang berangkat wisata rohani Wali Songo, dan masih ada 50 orang lagi yang siap berangkat pada termin berikutnya. Kami senang dan berterima kasih,” ungkapnya.

Sementara itu, Sumiran (58), yang berprofesi sebagai petani mengaku, semenjak pemerintahan Ridho Ficardo, kondisi jalan semakin membaik.

“Dulu dari sini ke Tanjungkarang bisa lebih dari 3 jam. Sekarang berkat perbaikan jalan yang dilakukan Pak Ridho, jarak tempuh ke Tanjungkarang paling 30 menitan. Saya berharap Pak Ridho bisa lanjut dua periode supaya jalan-jalan yang rusak di provinsi ini dibagusin semua,” harap Sumiran.

Untuk persoalan jalan alternatif, sambung Ridho, akan dilakukan pengecekan ulang agar dapat ditangani segera dengan tepat.

“Insya Allah, harapan masalah jalan ini enggak pakai lama,” tegas Ridho. Demikian rilis yang diterima redaksi.(*)