PILGUB LAMPUNG: Debat Publik II Seru, Ridho dan Herman HN Adu Pendapat

Debat Publik II cagub-cawagub Lampung. | Esha Enanda/Jejamo.com
Jejamo.com, Bandar Lampung – Pasangan calon gubernur nomor urut 1, Ridho Ficardo-Bachtiar Basri saat memberikan pemaparan tentang komitmen untuk memfasilitasi hak penyandang cacat mengutarakan akan memaksimalkan balai latihan kerja khusus penyandang disabilitas.
Selain itu pasangan petahana ini juga menjanjikan percepatan pembangunan industri maritim dan persenjataan yang diklaim telah diinisiasi dengan Menteri Pertahanan RI sejak masa pemerintahannya.
Pada kesempatan yang sama pasangan Ridho-Bachtiar menuturkan bahwa penyandang disabilitas di Lampung hendaknya diperlakukan sama dan layak sebagai warga masyarakat.
Untuk itu mereka berikrar akan maksimal meningkatkan daya saing penyandang disabilitas dengan membuka balai latihan kerja sebagai solusi agar bisa bersaing di dunia kerja.
Memulai perdebatan Herman HN mengawali tanggapannya dengan mengatakan bahwa sepengetahuannya pada kantor gubernur Lampung belum terdapat akses yang bagi kaum marginal tersebut.
Tak ingin kalah argumen, Ridho menepis tudingan Herman dengan mengatakan bahwa Herman HN bukanlah orang cacat dan tergolong normal sehingga wajar jika tidak mengetahui bahwa sebenarnya akses bagi penyandang cacat sudah difasilitasi pihaknya pada kantor gubernur.
Saling lempar argumen ini tentu saja memancing riuh dari arah kumpulan pendukung masing-masing calon.
“Pak Herman kan orang normal, tidak cacat, kita ada kok. Tidak tahu bukan berarti tidak ada saya kira Pak,” seloroh Ridho pada Herman HN saat debat publik kedua Pilgub Lampung di Novotel, Sabtu, 28/4/2018
Turut hadir dalam acara tersebut, Komisioner KPU Lampung, Ketua MUI Lampung KH Khairuddin Tahmid, Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah, Kapolda Lampung Irjen Suntana, serta seluruh relawan keempat paslon.(*)
Laporan Esha Enanda, Wartawan Jejamo.com