Metro, Lampung – Sebuah insiden yang terjadi di Pos Satlantas Polres Metro Kota, Lampung, menjadi sorotan publik setelah sebuah video berdurasi 43 detik viral di media sosial. Video tersebut menunjukkan seorang pengendara asal Bengkulu yang alih-alih mendapat bantuan arahan jalan, justru ditilang saat bertanya alamat kepada polisi yang sedang bertugas.
Kejadian yang berlangsung di Bundaran Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Metro, itu memantik reaksi keras warganet. Dalam rekaman terlihat sang pengendara, yang sedang tersesat, mencoba meminta petunjuk arah. Namun, ia justru dihadapkan dengan proses tilang oleh oknum polisi. Yang membuat publik geram, salah seorang anggota terlihat acuh dan tidak mengindahkan protes pengendara yang jelas-jelas membutuhkan bantuan.
“Ini tilang apa dibantu? Saya kan cuma minta arah,” ujar pengendara dalam video yang kini telah tersebar luas.
Menanggapi viralnya video tersebut, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Metro turun tangan untuk menyelidiki tindakan oknum polisi yang diduga tidak prosedural tersebut. Kasi Program Polres Metro, Iptu Gunarto, mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang mendalami kasus ini.
“Masih kita dalami,” ujarnya melalui pesan singkat. Sabtu 20/9/2025.
Hingga berita ini diturunkan, identitas dan pangkat oknum polisi yang terlibat masih belum diumumkan. Pihak Kepolisian Resor Metro Lampung juga belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Insiden ini memicu kritik dari berbagai kalangan yang menilai tindakan polisi tersebut tidak empatik dan cenderung berlebihan. Banyak netizen menuntut transparansi dan tindakan tegas dari institusi kepolisian setempat.
Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya integritas dan pelayanan yang manusiawi dari aparat penegak hukum terutama saat masyarakat membutuhkan pertolongan.(*)[Abid]
