SKANDAL BARU! Makanan Basi kembali Terjangkit Program MBG, Kali ini Serang SMPN 10 Metro

0
297

Jejamo.com (METRO) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Pemerintah Kota Metro kembali tercoreng. Usai insiden siswa sekolah dasar (SD) di Metro Utara keracunan beberapa waktu lalu, kali ini giliran siswa-siswi SMP Negeri 10 Metro yang menjadi korban dari hidangan yang diduga basi.

Sebuah video viral memperlihatkan dengan jelas kondisi makanan yang tak layak konsumsi. Suara seorang pengunggah video terdapat pilu dan prihatin, “Tolong pihak yang berwenang untuk mengecek program MBG khususnya di SMP Negeri 10 Metro, dikarenakan menunya basi,” serunya, Senin 15/9/2025.

Kekhawatiran dalam video itu ternyata benar adanya. Seorang guru di SMPN 10 Metro yang enggan namanya disebutkan, membenarkan skandal tersebut. Dengan suara berhati-hati, ia mengungkap fakta yang mencengangkan: “Hanya lima dari tiga puluh siswa di kelas saya yang berani memakannya.” Terangnya.

Yang lebih meresahkan adalah pola yang terulang. Makanan yang didistribusikan dari dapur di Yosomulyo sekitar pukul 11.00 WIB itu, hanya dalam hitungan 1-2 jam sudah dalam keadaan basi, sebelum sempat disantap para siswa pada jam istirahat kedua.

“Saya hanya wali kelas, tugas saya membagikan, bukan memastikan kualitas,” ujar sang guru, berusaha melepaskan tanggung jawab, seolah menggambarkan rantai pengawasan yang putus dan saling lempar tanggung jawab.

Meski dinyatakan tidak ada siswa yang keracunan, hal itu terjadi bukan karena makanan itu layak, melainkan karena kewaspadaan insting alami para siswa yang memilih kelaparan daripada memakan hidangan yang sudah tak sedap itu.

Dengan total lebih dari 500 porsi makanan basi yang terdistribusi di sekolah itu, pertanyaan besar menganga: Siapa yang bertanggung jawab? Apakah ini kelalaian atau pembiaran? Dan yang terpenting, sampai kapan keselamatan ratusan anak sekolah akan terus dipertaruhkan dalam program yang seharusnya mulia ini?(*)