Hendri Dunan Resmi Pimpin Inspektorat Kota Metro, Wali Kota Tekankan Amanah Pengawasan yang Berintegritas

0
168

METRO – Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, secara resmi melantik Hendri Dunan sebagai Kepala Inspektorat Kota Metro dalam sebuah acara khidmat di Aula Pemerintah Kota Metro, Selasa (9/9/2025). Pelantikan ini menandai babak baru penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel di ibu kota Lampung tersebut.

Hendri Dunan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Kabupaten Pesisir Barat, menggantikan Plt. Kepala Inspektorat Sapto Yuwono. Pengangkatannya tertuang dalam Keputusan Wali Kota Metro Nomor: 800.1.3647 Tahun 2025 tanggal 8 September 2025, serta Berita Acara Serah Terima Jabatan Nomor: 800.1.3/8-3/03/2025.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bambang Iman Santoso menegaskan bahwa jabatan Inspektur bukan hanya sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar sebagai ujung tombak dalam menjaga kepercayaan publik.

“Lebih dari sekadar memenuhi mandat perundang-undangan, seorang Inspektur harus bekerja dengan integritas, dedikasi, dan keberanian moral. Inspektorat adalah garda terdepan dalam mengawal transparansi dan mencegah penyimpangan,” tegas Bambang.

Wali Kota juga menekankan perlunya peran Inspektorat sebagai early warning system yang proaktif, bukan hanya sekadar pengawas formalitas. “Fungsi pengawasan harus dijalankan dengan objektif, profesional, dan beretika. Inspektorat harus mampu mencegah kebocoran anggaran, inefisiensi, bahkan praktik KKN,” imbuhnya.

Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah (OPD) untuk bersinergi dan mendukung kinerja Inspektorat ke depan. “Mari kita bangun komunikasi yang sehat dan kolaborasi yang kuat. Keberhasilan pengawasan sangat ditentukan oleh dukungan semua pihak,” pesannya.

Pelantikan Hendri Dunan disambut antusias sekaligus penuh harapan dari masyarakat. Inspektorat Kota Metro selama ini dinilai masih perlu peningkatan kinerja, terutama dalam mengawasi penggunaan anggaran dan program pemerintah yang kerap menuai kritik.

Dengan latar belakang pengalaman di Pesisir Barat, Hendri Dunan diharapkan mampu membawa angin segar dan melakukan terobosan dalam meningkatkan akuntabilitas birokrasi. Tantangan terbesarnya adalah memastikan independensi lembaga pengawas ini, termasuk ketika harus mengawasi institusi atau pejabat yang berkuasa.

Masyarakat menunggu bukti nyata: apakah Hendri Dunan mampu menjalankan tugasnya dengan tegas dan berintegritas, atau justru terjebak dalam rutinitas normatif tanpa dampak signifikan.

Pelantikan ini menjadi penanda apakah komitmen Pemerintah Kota Metro terhadap good governance benar-benar serius, atau hanya sekadar wacana di atas kertas.(*)[Abid]