Kelurahan Banjarsari Metro Utara Jadi Lokasi Terparah Bencana Angin Kencang, 31 Rumah Alami Rusak Berat

0
386

Jejamo.com, Metro, Lampung – Sebanyak 31 rumah dan 10 pohon tumbang akibat bencana puting beliung yang melanda Kelurahan Banjarsari, Metro Utara, pada hari Minggu (27/7/2025). Kejadian ini mengakibatkan kerusakan parah di beberapa wilayah, dengan Kelurahan Banjarsari menjadi lokasi terdampak terberat.

Berdasarkan data sementara, di Rw 11 Kelurahan Banjarsari tercatat 25 rumah rusak berat dan 10 pohon tumbang, menghambat akses jalan dan merusak sejumlah properti warga.

Sementara itu, di Kelurahan Purwosari dilaporkan enam rumah mengalami kerusakan ringan. Adapun di Kelurahan Karangrejo, tim masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah kerusakan yang terjadi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, warga setempat mengharapkan bantuan dan tindak lanjut dari Pemerintah Kota Metro untuk pemulihan dan perbaikan rumah-rumah yang rusak.

“Kami meminta bantuan segera dari pemerintah, terutama untuk perbaikan rumah dan penanganan pohon-pohon yang tumbang agar tidak membahayakan warga,” ujar salah seorang warga Banjarsari.

Sementara itu, Lurah Banjarsari Metro Utara, Nila Kusumawati bersama tim BPBD setempat, masih terus bergerak melalui pendataan warga terdampak akibat bencana angin kencang.

“Kami masih terus melakukan pendataan bersama tim di lapangan, sementara terdata ada 25 bangunan rumah warga rusak berat di lingkungan 11 kelurahan Banjarsari,”Kata Nila Kusumawati saat dikonfirmasi Jejamo.com, Senin 28/7/2025.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Metro telah turun ke lokasi untuk melakukan assesmen dan koordinasi dengan pihak terkait. Diharapkan bantuan seperti tenda darurat, bahan makanan, dan perbaikan infrastruktur dapat segera direalisasikan.

Diketahui bencana puting beliung yang terjadi kemarin secara tiba-tiba, ini juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, terutama di musim pancaroba. Update lebih lanjut masih menunggu perkembangan resmi dari pihak berwenang, dan Wali Kota Metro.(*)[Abid]