Ribuan Pelamar Kerja Tak Tertampung di Disnaker, Herman HN Minta Dialihkan ke Kantor Pemkot Bandar Lampung

0
39
Herman HN menyempatkan diri memborong sejumlah jajanan yang ada di sekitar kantor Disnaker Kota Bandar Lampung untuk diberikan kepada para pelamar kerja, Kamis, 5/10/2017. | Andi/Jejamo.com
Herman HN menyempatkan diri memborong sejumlah jajanan yang ada di sekitar kantor Disnaker Kota Bandar Lampung untuk diberikan kepada para pelamar kerja, Kamis, 5/10/2017. | Andi/Jejamo.com

Jejamo.com, Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung Herman HN menginstruksikan untuk memindahkan lokasi pendaftaran lowongan kerja yang dibuka Transmart di kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandar Lampung.

Instruksi ini diambil lantaran kondisi kantor disnaker tak memadai untuk menampung ribaun pelamar kerja yang sudah datang sejak pagi hari. Beberapa pelamar bahkan sempat pingsan lantaran terhimpit dan kepanasan.

“Sekarang dipindahkan ke kantor wali kota. Di sana, di lantai empat Gedung Semergo, kapasitasnya mampu menampung 700 sampai 1.000 orang,” ujar Herman HN saat meninjau kantor Disnaker Kota Bandar Lampung yang dipadati pelamar kerja, Kamis, 5/10/2017.

Langkah ini, kata Herman, perlu diambil agar tak ada lagi pelamar yang pingsan saat menunggu proses pendaftaran.

Orang nomor satu di Kota Tapis Berseri itu menyempatkan diri untuk memborong sejumlah jajanan yang ada di sekitar kantor disnaker untuk diberikan kepada para pelamar kerja. “Nanti kami juga akan memfasilitasi mereka dengan memberi makan nasi bungkus dan air minum,” katanya.

Transmart, yang berkerja sama dengan Disnaker Kota Bandar Lampung, membuka lowongan pekerjaan sehingga kantor dinas yang terletak di Jalan Pangeran Diponegoro, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, tersebut diserbu ribuan pelamar sejak pagi hari.

Beberapa pelamar bahkan datang dari luar Bandar Lampung. Kendaraan mereka yang diparkir sampai memenuhi halaman rumah warga sekitar. Kondisi ini sempat menimbulkan kemacetan sehingga membuat petugas kepolisian lalulintas turun tangan mengatur arus kendaraan.(*)

Laporan Andi Apriyadi, Wartawan Jejamo.com