Ini Dia Perkembangan Pembangunan Masjid An-Nubuwwah Ponpes Al-Fatah Muhajirun Natar

Juru Bicara Ponpes Al-Fatah Muhajirun, Nurhadis. | Esha Enanda/Jejamo.com
Jejamo.com, Lampung Selatan – Sudah sejak empat tahun yang lalu terhitung saat peletakan batu pertama pembangunan Masjid An-Nubuwwah di Ponpes Al-Fatah Muhajirun, Natar, terus dilaksanakan hingga saat ini telah mencapai 75 persen dari skema bangunan yang direncanakan.
Bangunan tempat ibadah dua lantai dengan panjang dan lebar 52 meter x 52 meter tersebut rencananya rampung tahun depan pada bulan Syakban menjelang Ramadan untuk persiapan penyelengaraan Konferensi Pemuda Muslim Internasional yang rutin diadakan setiap tahun.
Menurut Ustaz Tatang Syahria, Ketua Pelaksana Pembangunan Masjid An-Nubuwwah, dalam empat tahun terakhir, setidaknya dana sebesar Rp13 miliar telah dikucurkan untuk menyelesaikan pembangunan masjid tersebut yang dihasilkan dari sumbangan berbagai pihak tak terkecuali para santri.
Untuk pengerjaannya dilakukan secara gotong royong antara pekerja bangunan dan para santri ponpes Al-Fatah Muhajirun.
Juru Bicara Ponpes Al-Fatah Muhajirun, Nurhadis, mengatakan, dari segi arsitektur, bangunan Masjid An-Nubuwwah yang mampu menampung 6.000 jamaah diproyeksikan mengadaptasi perpaduan tiga masjid besar umat Islam: Masjidil Haram, Masjid Al-Aqsa, dan Masjid Nabawi.
Hal tersebut dilakukan dengan harapan masjid tersebut akan mampu menjadi simbol dan wadah bagi pergerakan dan peradaban islam dunia.
“Menaranya kami merujuk Masjidil Haram, kubahnya masjid Al-Aqsa, dan kiblatnya Masjid Nabawi. Semoga saja bisa terwujud,” kata dia, Rabu, 2/5/2018.
Masjid An-Nubuwwah sendiri dikerjakan pertama kali pada November 2014 yang diresmikan Ketua MPR Zulkifli Hasan. Rencananya masjid ini juga dijadikan semacam museum berisi diorama film dokumenter perjuangan Rasulullah, seperti perang Badar, Khaibar, Fathu Mekkah, hingga memajang replika Pedang Nabi.
Kepada semua pihak yang ingin melakukan amal jariah dapat menyumbangkan donasi terbaiknya melalui rekening 06600-1000-271-302 Bank BRI atas nama Panitia Pembangunan Masjid An-Nubuwwah.(*)
Laporan Esha Enanda, Wartawan Jejamo.com