Berita Terkait

One Comment

  1. 1

    budi

    Kota Metro yang menyandang sebagai kota pendidikan belum memiliki sepesifikasi pendidikan. hal ini dapat dilihat dari kurikulum sistem menggunakan K13 atau KTSP, sesuai dengan pearturan kemendikbud. apa yang membedakan metro dengan kabupaten lainya.

    jika penilaian kota metro hanya berdasar banyaknya jumlah sekolah, apa bedanya dengan kota bandar lampung yang jumlah sekolah baik swasta aupun negeri jumlahnya sangat banyak, bahkan beberapa diantaranya menjadi sekolah favorit untuk siswa se-provinsi Lampung. bahkan di ibukota provinsi sai bumi ini, sekolah mulai SD hingga SMA digratiskan.

    Sudah seharusnya wali kota terpilih Metro memberikan sebuah terobosoan dalam dunia pendidikan. Sehingga kota yang pernah dinobatkan sebagai kota termurh urutan ke-3 ini, memiliki perbedaan dengan kaupaten lain. Tidak seperti saat ini.

    Menurut saya metro harus memiliki sebuah perbedaan bukan dalam kurikulum\, tapi pada sistem pembelajaran, guru strata 1 tak lagi bisa mengajar disemua jenjang pendidikan. harus berjenjang, guru S1 hanya untuk TK dan SD, kemudian SMP dan SMA strata 2 atau bahkan SMA guru S3. jam belajarpun ditambah hingga sore hari.

Comments are closed.

| Tentang Kami | Term of Use  | Kode Etik | Kontak |

© 2015 - Jejamo Media Mandiri